Jumat, 21 Juli 2017
Boomingkan wacana kesehatan untuk Indonesia sehat
Rabu, 12 Juli 2017
Yang rumit itu istimewa
Dia Maha segala, sedangkan ciptaan tidak ada apa-apanya
Ciptaan dibuat tunduk karena tak berdaya dihadapanNya
Ciptaan yang tunduk akan diberika surga
Dan yang membangkan akan diberi gajaran berupa neraka
Dia meciptakan penyakit, juga obatnya
Dia menciptakan masalah, juga solusinya
Ciptaan kemudian kebingungan dengan pertanyaan-pertanyaan dari mana, mengapa, untuk apa dan segala tentang "ADAnya".
Ciptaan merasa dirinya begitu rumit, tentu saja. jika ia dapat memahami dirinya dengan otaknya maka ia adalah ciptaan yang tidak istimewa.
Jika untuk menjadi istimewa ciptaan harus menjadi rumit, bagaimana dengaNya?
Tidakkah Ia juga akan terkesan terlalu rumit untuk memahami diriNya sehingga Ia menciptakan kita?
*Istigfar*
Sebelum ini terlintas dibenakku, sepertinya Kau sudah lebih dahulu tahu 😁
"Seharian aku tengah bingung, medalami sebuah kelainan yang oleh para ahli disebut sebagai bipolar. Sebuah keadaan dimana emosi tidak stabil dengan perubahan yang sangat signifikan. Dari depresi hingga hiperaktif (red: mania). Jika menjadi bipolar disebut sebagai " disorder" dan merupakan ketidak normalan aku menyadari bahwa Tuhan menciptaan manusia yang begitu rumit dan istimewa dengan segala problematikanya. Mereka menjadi unik dengan caranya, terutama pada hal psikologis. Jika saja dengan otak ini aku mampu memahami manusia, mungkin tuhan telah menciptakan mahluk yang begitu bodoh tapi, karena ia terlalu kompleks untuk dipahami maka ia menjadi ciptaan yang spesial"

