Sama seperti dalam drama waiting fo godot, mereka terus membicarakan hal yang sampai akhir drama tidak pernah muncul. Sama seperti pertanyaan akan hal yang bisa dikatan diluar jangkauan pengindraan(trasenden), kita selalu bertanya namun tidak pernah berakhir pada jawaban yang benar-benar final. Karen itu, kemudian kita memilih untuk menjalankan banyak hal tanpa bertanya. Mereka berkata daripada bertanya dan tidak mendapatkan jawaban, lebih baik lakukan saja. Namun, hal ini pun kontradiktif, karena kita dikaruniai fikiran untuk berfikir, lalu akupun kembali bertanya. Sama seperti sebelum-sebelumnya hal yang penuh dengan kontradiksi itu begitu absurd.
Kembang kuning-sikur-lotim
7 maret 2017
02.33 am
0 komentar:
Posting Komentar