Tak semua orang suka untuk diajak berfikir. Tak semua orang suka bertanya, apalagi menanyakna hal-hal yang sudah panten dan tabu untuk dipertanyakan. Ketika aku mulai bertanya tentang siapa aku, mengapa aku ada, apa aku pernah ada sebelumnya, apakah aku telah mengetahui jalan dan akhir hidupku seperti apa. Mempertanyakan kembali apa yang aku yakini sebagai kebenaran, agama serta tuhan. Mempertanya tentang kehidupan selanjutnya, tentang apa yang ada di luar angakasa sana ; misteri alam. Mempertanyaka apakah yang aku ketahui ini bukan hal yang baru, melainkan hal ini merupakan memory yang sudah tertanam di dalam sana, dan aku hanya perlu mengingatnya dengan cara belajar kembali ( 😂😂 entah kenapa bisa mikir gini, in my imagination this ia how world is running) .
Ketika aku mengajak kawan-kawan seusiaku untuk merenunginya, atau sekedar berdiskusi, sebagian dari mereka menolak. Bahkan mereka menganggapnya sebagai suatu hal yg aneh. Sebagian lainnya tertarik, namun mencari jawabnya dari pertanyaan-pertanyaan itu bukan perkara mudah. Bahkan filsuf yang telah lebih dulu ada berabad-abad yang lalu, belum bisa merumuskan jawaban yang dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Karena, setiap jawaban akan menemukan anti-tesisnya seiring berjalanya waktu, akan ada jawabn baru, sehingga jawabannyapun bergam. Jawabanmu tergantung bagaimana kau menangakap realitas dengan inderamu dan akalmu, lalu kau memprosesnya dengan caramu.
Lantas, bagaimana dengan jawaban-jawaban atas yg diberikan oleh filsuf-filsuf terdahulu? Kita bisa menjadikannya sebgai referensi. Namun, perkara jawaban itu sama atau berbeda adalah hal yang wajar, karena setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda dengan caranya masing-masing.
Ini omongin apa sih?
But, you know what? my friends are right, I am odd 🙌
Kamis, 10 Mei 2018
Do you think am odd?
Label:
kontemplasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Anakku inges, keluek typo-nya peeee ..
BalasHapus*nyugulangbaseSelong :p
Anyhow, kept writing ya pals ^^
Yuk, kapan kita diskusi seru lagi ^^
Hehe..
BalasHapusTypo sudah menjadi nama kedua mam..
Btw, itu post tanpa editing first untuk sekedar nambah koleksi.
Bsok dh mulai nulis beneran 😂